Home » » Berita Bookie " Sudahkah 'Si Merah' Klop dengan Klopp? "

Berita Bookie " Sudahkah 'Si Merah' Klop dengan Klopp? "


SBOBET ~ Liverpool akan memasuki musim penuh pertamanya bersama manajer Juergen Klopp. Lalu, kira-kira seperti apa peluang The Reds di Premier League musim 2016/2017?

Klopp baru datang di Liverpool Oktober lalu setelah Brendan Rodgers dipecat. Itu artinya Klopp memegang tim warisan dari Rodgers yang harus dia pertahankan setidaknya hingga akhir musim.

Sama sekali tak melakukan perombakan tim di bursa transfer Januari lalu, Klopp boleh dikatakan mendapat hasil lumayan dengan membawa Liverpool melaju ke final Piala Liga Inggris dan Liga Europa, meski keduanya berujung kekalahan.


Meski demikian, Liverpool harus menerima risiko dengan penampilan naik-turun mereka di liga karena hanya menuntaskan musim di posisi kedelapan yang artinya tak tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Tidak tampilnya Liverpool di Liga Champions atau Liga Europa seperti blessing in disguise karena mereka toh bisa fokus penuh di Premier League, ajang yang mereka sudah lama tidak menangi.

Dengan Klopp akan memegang penuh tim sedari pramusim, tentu saja manajer asal Jerman itu bisa membuat para pemain menyerap taktik serta strategi yang diinginkan olehnya. Itu mungkin yang membuat Klopp kurang bisa maksimal pada delapan bulan pertamanya di Anfield.

Tak cuma soal taktik, Klopp pun enggan berlama-lama dalam menggaet pemain yang diinginkannya. Sebelum bulan Juli tuntas saja, Liverpool sudah mendatangkan tujuh pemain baru termasuk Marko Grujic yang akhirnya bergabung setelah masa peminjamannya di Red Star Belgrade usai.

Grujic, yang dibeli pada bursa transfer Januari lalu, bergabung dengan Loris Karius, Joel Matip, Sadio Mane, Ragnar Klavan, Alex Maningger, dan Georginio Wijnaldum. Satu harapan Klopp adalah para pemain baru itu akan cepat menyatu dan beradaptasi dengan taktik tim.


Sesi pramusim selama sebulan terakhir benar-benar digunakan Klopp untuk menyatukan idenya dengan para pemain. Berbagai macam formasi, susunan pemain, dan tentunya lawan berbeda-berbeda dilakoni oleh Liverpool.


Hasilnya pun tak buruk-buruk amat meski Liverpool lebih sering menang atas tim-tim semenjana di Inggris serta meraih satu kemenangan serta dua kekalahan dalam lawatannya ke Amerika Serikat.

Meski demikian, Klopp sepertinya tak mempermasalahkan itu karena yang terpenting adalah tim makin memahami gegenpressing a la pelatih 48 tahun tersebut.

Namun, Klopp sendiri tidak bisa berlama-lama karena para pesaingnya pun sudah berbenah menghadapi musim baru terutama tim-tim tradisional seperti Manchester United, Manchester City, Chelsea, dan Arsenal.

Pasalnya mereka tak mau lagi disalip Leicester City yang musim lalu jadi juara atau kemungkinan munculnya Leicester-Leicester yang baru. Pembenahan serius dilakukan terutama oleh United, City, dan Chelsea.


Ketiganya memiliki manajer baru yang terbilang oke, yakni Jose Mourinho (United), Pep Guardiola (City), dan Antonio Conte (Chelsea). Belum lagi aktivitas transfer yang dilakukan terutama MU yang masih mengusahakan kedatangan Paul Pogba.

Musim penuh perdana Klopp tentu akan terasa sangat berat tapi keuntungan dimiliki olehnya karena Liverpool bisa fokus di kompetisi lokal. Bisakah Klopp membawa Liverpool minimal finis empat besar atau bahkan bersaing di jalur juara seperti musim 2013/2014?

Jawabannya bisa mulai diterka-terka saat Liverpool mengawali musim di kandang Arsenal pekan depan.

Share this article :

0 comments :

www.pokeryuks.com

 

© AGEN BOLA ONLINE | CASINO ONLINE | TOGEL ONLINE | TANGKAS | AGEN BOLA TERPERCAYA
| © SukaJudi88 |