Home » » Berita Bookie " Bagaimana Spurs di Tangan Pochettino Musim Ini? "

Berita Bookie " Bagaimana Spurs di Tangan Pochettino Musim Ini? "


SBOBET ~ Sejak ditunjuk menangani Tottenham Hotspur dua musim lalu, Mauricio Pochettino berhasil memperbaiki permainan tim asal London Utara tersebut. Bagaimana musim ini?

Tetapi, Pochettino tidak hanya sekadar memperbaiki permainan, melainkan juga hasil di papan klasemen. Setelah finis di posisi kelima pada 2014/2015, Pochettino membawa Spurs finis di urutan ketiga pada musim 2015/2016. Catatan lainnya pada musim lalu: The Lilywhites sempat menjadi kandidat juara sebelum akhirnya tertatih-tatih ketika mendekati garis finis.

Ada beberapa catatan lainnya yang bisa diambil dari Pochettino. Salah satunya adalah taktik Spurs. Bagaimana cara Spurs melakukan pressingadalah salah satu yang paling brilian di Premier League musim lalu. Pochettino ingin timnya sesegera mungkin menutup ruang tiap kali kehilangan bola.

Dari catatan yang pernah ditulis Pandit Football Indonesia di About The Game, Pochettino berhasil menerapkan counterpressing kepada timnya. Inticounterpressing adalah tim harus terstruktur dan terorganisir ketika mereka menguasai bola, sehingga saat kehilangan penguasaan, mereka bisa melakukan pressing secara efisien (bukan secara cepat dan membabi buta).

Kelemahan Spurs tinggal masalah konsistensi. Tepat, ketika musim memasuki masa krusial dan justru dibutuhkan ketenangan untuk mendapatkan kemenangan, mereka malah loyo. Imbasnya, Spurs tidak mampu mengejar Leicester City --yang akhirnya menjadi juara musim lalu-- dan posisi mereka malah dilangkahi rival abadi mereka, Arsenal.

Sebagai pengingat, dalam 10 laga terakhir musim lalu, Spurs hanya mampu meraih empat kemenangan. Sisanya, mereka bermain imbang empat kali dan kalah dua kali. Bahkan, dalam empat laga terakhir, tidak sekali pun mereka meraih kemenangan.

Pochettino mengakui bahwa ia sempat kesal dengan timnya. Tetapi, menjelang musim 2016/2017 dimulai, ia bersuara positif. Dua pembelian sudah dilakukan, yakni untuk Victor Wanyama dan Vincent Janssen. Wanyama adalah gelandang bertahan yang sebelum ini memperkuat Southampton. Ia tidak hanya bagus dalam melakukan defensive action (intersep, blok,clearance, tekel), tetapi juga bisa mengkreasikan peluang.

Sementara itu, Janssen tampil impresif bersama AZ Alkmaar musim lalu. Dari 49 penampilan sepanjang 2015/2016, striker berusia 22 tahun itu mampu menghasilkan 31 gol. Dia bisa menjadi opsi lain di lini depan sehingga ketergantungan pada Harry Kane bisa dikurangi. Musim lalu, Kane mencetak 28 gol, sementara yang terdekat darinya adalah Erik Lamela yang mencetak 11 gol.

Pochettino mengatakan, sejauh ini persiapan berjalan lancar. Terakhir, Spurs menang 6-1 atas Inter pada pertandingan yang berlangsung di Oslo, Norwegia. Kendati pun berstatus laga friendly, Pochettino menyebut bahwa kemenangan itu telah meningkatkan kepercayaan diri timnya.

"Sekarang, kami bersiap untuk Sabtu pekan depan. Ada ujian besar di awal musim di kandang Everton. Tapi, kami datang ke sana dengan kemauan besar," kata Pochettino seperti dilansir SBOBET.

Share this article :

0 comments :

www.pokeryuks.com

 

© AGEN BOLA ONLINE | CASINO ONLINE | TOGEL ONLINE | TANGKAS | AGEN BOLA TERPERCAYA
| © SukaJudi88 |