"Kami harus membawa sisi kasar dari permainan kami pada pertandingan nanti," ujar pelatih Irlandia Utara, Michael O'Neill, Kamis (16/6/2016).
Lebih detail, ia meminta anak asuhnya untuk menjaga ketat pemain-pemain Ukraina, memenang duel one-on-one, dan meningkatkan pertarungan serta agresif.
"Yang saya maksud dengan bermain kasar bukan berarti melanggar peraturan. Maksud saya, kami harus lebih kompetitif karena kami melihat level persaingan di turnamen ini sangat tinggi," jelas pelatih yang tidak ada hubungan darah dengan manajer Republik Irlandia, Martin O'Neill, tersebut.
Alasan lain dari permintaan pelatih berusia 46 tahun itu adalah demi menghadapi duo sayap Ukraina, Yehven Konoplyanka dan Andriy Yarmolenko, yang disebutnya memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan.
"Kami tahu akan ancaman yang dapat diberikan Yarmolenko dan Konoplyanka. Statistik mereka saat melawan Jerman mengatakan itu semua," tukasnya.
O'Neill juga menyadari bahwa laga melawan Ukraina merupakan kesempatan emas bagi timnya untuk meraih tiga poin, mengingat Irlandia Utara akan menghadapi Jerman di pertandingan ketiga.
"Kami harus menganggap laga ini seperti pertandingan final. Kami tahu kemenangan akan sangat penting bagi kami."
Sebelumnya Irlandia Utara kalah 0-1 dari Polandia, sedangkan Ukraina ditekuk Jerman 0-2.







0 comments :
Posting Komentar