Ronaldo jadi sorotan usai Portugal diimbangi Islandia 1-1 pada laga Grup F Piala Eropa 2016. Bintang Real Madrid itu tak mampu berbuat banyak untuk tim meski jadi tumpuan.
Sepanjang laga Ronaldo melepaskan 10 tembakan dan cuma satu yang mengarah ke gawang. Dia juga cuma mencatatkan satu umpan kunci selama 90 menit.
Makin menjadi persoalan ketika usai laga Ronaldo malah mengkritik permainan Islandia. Dia menyebut Islandia cuma menumpuk pemain untuk bertahan dan punya mentalitas tim kecil.
Kahn, yang kini menjadi analis untuk stasiun TV ZDF Jerman, mengkritik sikap Ronaldo. Mantan penggawa Bayern Munich itu menilai Ronaldo punya etos kerja yang rendah di lapangan, juga menyebutnya selalu bersikap terlalu berlebihan.
"Dia senyap di lapangan. Dengan peran yang dia mainkan, seharusnya dia berjuang lebih,"
"Sebagaimana pemain sepertinya semakin tua, dia harus menyadari bahwa membosankan untuk kami selalu melihat citra yang sama. Sikap overactingdan protagonisme ini."
"Dia mencetak penalti penentu di final Liga Champions (musim lalu). Tentu saja dia kemudian melepaskan kausnya, tapi untuk seseorang yang sudah memenangi begitu banyak dan sangat dikenal, dia seharusnya menahan diri dan menunjukkan kepedulian terhadap pemain Atletico (Madrid)."
"Itu akan membuatnya sungguh hebat. Alih-alih begitu, dia selalu melakukan hal-hal dengan heboh dan itu membuat saya bosan," sambungnya.







0 comments :
Posting Komentar