Sbobet ~ Apes betul Olivier Giroud tadi malam. Punya banyak peluang, tapi tidak satu pun berujung jadi gol. Sudah begitu, ia disoraki pula oleh pendukung timnas Prancis.
Giroud, yang sudah mencetak 18 gol untuk Les Bleus, kembali dipercaya menjadi starter pada laga melawan Albania, Kamis (16/6/2016) dini hari WIB. Sesungguhnya, ini adalah kesempatan yang pas buatnya untuk kembali membungkam para pengkritiknya.
Pada laga sebelumnya, ketika menghadapi Rumania, Giroud sukses mencetak satu gol. Setelah mencetak satu gol itu, kepercayaan dirinya membumbung. Ia pun berjanji untuk tidak mendengarkan kritik dan bakal membalasnya dengan performa di atas lapangan.
"Statistik saya sudah bicara dengan sendirinya,"
"Orang bilang, saya bakal lebih baik setelah menghadapi berbagai kesulitan. Tapi, kalau bisa, saya lebih memilih untuk hidup tanpa segala cercaan."
Pada laga melawan Albania tersebut, Prancis memang tampil dominan. Sejak babak pertama, mereka terus menggempur pertahanan Albania dan bermain dengan tempo cepat.
Hanya saja, tidak ada ketenangan dari para pemain-pemain Prancis. Imbasnya, peluang yang mereka dapatkan pun banyak yang terbuang percuma.
- Reuters/Jean-Paul Pelissier
Pada menit ke-76, permainannya pun selesai. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, memilih untuk menggantinya dengan Andre-Pierre Gignac. Saat itulah seruan "Huuu!" kembali terdengar dari pendukung Prancis yang memadati Stade Velodrome di kota Marseille.
Sebaliknya, Gignac mendapatkan sambutan hangat. Ini wajar, sebab Gignac adalah mantan pahlawan Marseille. Ia pernah bermain untuk Olympique Marseille dari 2010-2015, di mana ia mencetak 59 gol dalam 154 penampilan di liga, sebelum akhirnya pindah ke Tigres di Liga Meksiko.
Deschamps sendiri tidak berkomentar soal performa Giroud. Ia lebih menyoroti lawan, yang disebutnya memang sulit untuk dikalahkan.
"Tim-tim besar mendapatkan kesulitan di turnamen ini. Memang tidak ada lawan yang mudah di sini, seperti yang Anda saksikan malam ini," kata Deschamps.








0 comments :
Posting Komentar