Untuk keempat kalinya berturut-turut Les Parisiens terhenti di babak delapan besar. Di musim ini, PSG disingkirkan City dengan aggregat 2-3 setelah takluk dengan skor 0-1 dalam laga leg kedua di Etihad Stadium, Rabu (13/4/2016) dinihari WIB.
Gelandang Belgia, Kevin de Bruyne, menjadi mimpi buruk bagi jawara Prancis ini. De Bruyne mencetak satu-satunya gol tunggal di menit ke-76 untuk meloloskan The Citizens ke semifinal pertama dalam sejarah klub.
Kegagalan ini seakan menjadi lagu lama PSG usai kembali ke panggung antarklub paling elite ini. Pada 2012-13, Les Parisiens terdepak setelah kalah agresivitas gol tandang melawan Barcelona dengan aggregat 3-3.
Semusim berselang, giliran klub Inggris Chelsea yang menjadi mimpi buruk Zlatan Ibrahimovic dkk. Usai menang 3-1 di leg I, PSG kalah 2-0 di Stamford Bridge sehingga lagi-lagi mesti angkat koper usai kalah agresivitas gol tandang dengan aggregat 3-3.
Pada 2014-15, PSG sukses membalas dendam kepada Chelsea di 16 besar. Namun, Barca kembali jadi batu sandungan bagi PSG i babak berikutnya yang tumbang dengan aggregat telak 5-1.
Sedangkan di musim ini, PSG kembali menunjukkan dominasinya kepada The Blues di babak 16 besar lewat kemenangan aggregat 4-2. Tapi tidak mampu melewati wakil Inggris lainnya yaitu City.







0 comments :
Posting Komentar